Ini Pandangan Naomi Campbell Perihal Dunia Fashion Yang Alami Perubahan Pasca Kehadiran Black Lives Matter

Berita Terbaru Gaya Hidup Dan Makanan Sehat – Seperti yang kita ketahui bila seluruh dunia sekarang sedang satu seragam membela ketidak adilan yang dialami kaum kulit hitam yang baru baru ini terjadi di amerika serikat. Hal ini nampaknnya membuat perubahan sedikit di dunia fashion kulit hitam. Protes di seluruh dunia tentang perawatan orang kulit hitam akan mengubah industri mode dan kecantikan global dengan menciptakan peluang kerja dan produk yang melayani konsumen yang lebih luas, kata model Naomi Campbell kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

Ini Pandangan Naomi Campbell Perihal Dunia Fashion Yang Alami Perubahan Pasca Kehadiran Black Lives Matter

Dunia mode telah lama dikritik karena kurangnya keragaman. Beberapa perusahaan sudah membuat perubahan produk karena protes tentang rasisme sistemik dipicu oleh pembunuhan orang kulit hitam oleh polisi di Amerika Serikat menyoroti masalah yang berkaitan dengan ras. Campbell, yang selama 34 tahun berkarier adalah model kulit hitam pertama yang muncul di sampul majalah Vogue dan Time Prancis, mengatakan dia percaya akan ada lebih banyak peluang bagi orang kulit hitam sebagai desainer, stylist dan make up artist.

“Sekarang seluruh dunia berada di halaman yang sama. Suara-suara itu keluar sekarang … dan saya melihat itu dengan optimisme bahwa kita akan mendapatkan perubahan kita, “katanya. Model itu juga mengatakan perusahaan cenderung memperluas rentang kosmetik mereka untuk mencocokkan lebih banyak warna kulit. “Kami menghabiskan banyak uang. Kami adalah konsumen besar, ”kata Campbell, merujuk pada peluang bisnis. Awal bulan ini Band-Aid, yang dimiliki oleh Johnson & Johnson, mengatakan akan meluncurkan berbagai balutan untuk mencocokkan berbagai warna kulit.

Campbell, yang dua tahun lalu mengatakan kepada Reuters bahwa majalah Vogue harus meluncurkan edisi Afrika, juga mengatakan bahwa ia “telah memahami bahwa Conde Nast sedang berupaya membawa Vogue Afrika”. Mengutip pembicaraan dengan orang-orang di Conde Nast, dia mengatakan sedang “dikembangkan untuk dikembangkan” sebelum pembunuhan George Floyd oleh polisi memicu protes di seluruh dunia. Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut. Conde Nast mengatakan tidak mengomentari usaha bisnis masa depan tetapi terus bekerja pada perluasan mereknya secara global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *